Definisi Youtube
YouTube adalah sebuah situs web berbagi video yang dibuat oleh tiga mantan karyawan PayPal pada Februari 2005. Situs web ini memungkinkan pengguna mengunggah, menonton, dan berbagi video.[8] Perusahaan ini berkantor pusat di San Bruno, California, dan memakai teknologi Adobe Flash Video dan HTML5 untuk menampilkan berbagai macam konten video buatan pengguna/kreator, termasuk klip film, klip TV, dan video musik. Selain itu, konten amatir seperti blog video, video orisinal pendek, dan video pendidikan juga ada dalam situs ini.
Kebanyakan konten di YouTube diunggah oleh individu, meskipun perusahaan-perusahaan media seperti CBS, BBC, Vevo, Hulu, dan organisasi lain sudah mengunggah material mereka ke situs ini sebagai bagian dari program kemitraan YouTube.[9] Pengguna tak terdaftar dapat menonton video, sementara pengguna terdaftar dapat mengunggah video dalam jumlah tak terbatas. Video-video yang dianggap berisi konten ofensif hanya bisa ditonton oleh pengguna terdaftar berusia 18 tahun atau lebih. Pada November 2006, YouTube, LLC dibeli oleh Google dengan nilai US$1,65 miliar dan resmi beroperasi sebagai anak perusahaan Google.
Sejarah Youtube
YouTube merupakan sebuah situs web yang dirancang untuk berbagi video. Jutaan pengguna dari seluruh dunia telah membuat akun youtube sehingga mereka bisa mulai upload video agar dapat ditonton pengguna di seluruh dunia. Bahkan data bulan mei 2019 setiap menitnya jumlah durasi video yang diupload di situs tersebut sekitar 500 jam.
YouTube dibuat pada tahun 2005, oleh Steve Chen, Chad Hurley dan Jawed Karim. Awalnya mereka adalah karyawan di perusahaan PayPal. YouTube dibuat dengan tujuan agar orang bisa berbagi video mereka, namun seiring berjalannya waktu YouTube juga menjadi situs untuk mempublish lagu, lucu-lucuan, serta untuk mempromosikan sebuah produk maupun perusahaan.
YouTube mendapatkan pendanaan awal dari 2 investor yaitu perusahaan bernama Sequoia Capital sebesar $11,5 juta Pada November 2005 dan perusahaan artis capital management sebesar $8 juta pada April 2006.
Pada November 2006 google membeli youtube dengan harga $1,6 miliar. Sehingga saat ini youtube merupakan anak perusahaan milik Google.
Youtube telah menghadapi banyak kritik dari segala aspek terutama dalam hal konten berhak cipta. Sehingga pihak youtube terus melakukan berbagai perbaikan kebijakan untuk meminimalisir terjadinya copyright di YouTube. Salah satu contoh kebijakan youtube terbaru adalah dengan menerapkan sistem 1000 subscribers dan 4000 jam tayang untuk pengguna baru yang ingin mendapatkan penghasilan dari youtube.
Serta konten yang mereka buat harus original karena setelah mencapai syarat monetisasi yaitu 1000 subscribers dan 4000 jam tayang channel YouTube mereka akan ditinjau oleh pihak YouTube untuk bergabung dengan program YouTube adsense. Jika konten yang mereka upload original dan bukan reupload, maka besar kemungkinan youtube akan menerima channel mereka untuk berpartisipasi dalam program YouTube adsense. Namun apabila channel mereka dianggap kurang layak, maka youtube akan memberikan waktu 1 bulan lagi untuk mereka bisa memperbaiki konten video dan melakukan pengajuan ulang.
MENGENAL YOUTUBE SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN
YouTube merupakan satu dari banyaknya situs jejaring sosial yang sedang banyak digunakan dewasa ini. Dimasukkannya YouTube ke dalam bidang pendidikan adalah cara yang mudah dan user-friendly untuk meningkatkan keterampilan kerjasama dan mengintegrasikan teknologi ke dalam kegiatan pengajaran. YouTube merupakan layanan file sharing berbasis web, video/ audio yang memungkinkan individu untuk dapat :
(a)
membangun profil publik atau semi-publik dalam sistem yang dibatasi,
(b)
mengartikulasikan daftar pengguna lain dengan siapa mereka akan berbagi
sambungan, dan
(c) melihat daftar koneksi yang dibuat oleh orang lain dalam sistem tersebut.
Layanan berbasis web memungkinkan pengguna untuk mendownload video yang bisa dibagi dengan orang lain (teman, mahasiswa, pendidik) dengan hubungan sosial dalam kondisi belajar. YouTube adalah layanan video-sharing yang memungkinkan pengguna untuk mengirim video pribadi yang dikembangkan, dari animasi untuk rekaman pribadi. YouTube adalah aplikasi sosial yang memungkinkan pengguna untuk berbagi dan membentuk masyarakat di sekitar konten mereka. Ini menarik pengguna konten seperti siswa yang mendapatkan literature dalam proses belajar yang jelas dalam bentuk visual.
Teknologi pembelajaran menggunakan web atau media sosial seperti YouTube telah di kenal lama oleh negera negar besar dunia, terutama Amerika. YouTube merupakan metode pembelajaran yang sangat praktis dan mudah difahami namun dalam pencarian literatur saat ini tidak menjadikan informasi yang ditemukan di YouTube sebagai referensi. Dikarenakan YouTube hanya merupakan strategi mengajar dalam pendidikan.Dimana media ini menyajikan gambaran dari YouTube dan aplikasi sebagai alat pembelajaran yang efektif dalam pendidikan tinggi, seperti contoh-contoh yang spesifik digunakan dalam program pendidikan. Beberapa keuntungan yang di dapatkan menggunakan YouTube dalam bidang pendidikan, yaitu:
Sebagai
strategi mengajar untuk mendapatkan refrensi dalam proses belajar mengajar.
YouTube dapat menjadi
sumber instruksional yang baik.
Sebagai sumber alat
motivasi mengajar yang dapat melibatkan peserta didik dan
mendukung gaya pembelajaran yang modern.
Melalui
YouTube proses belajar mengajar online lebih praktis hanya dengan menyisipkan
URL video di situs YouTube yang akan dipilih. Pengguna dapat meng account untuk
di tampilkan di depan kelas YouTube menawarkan alternative sumber pendidikan
yang tepat waktu, namun memilki tantangan yang unik yaitu keterbatasan
ketersediaan dari video tersebut. Para penyelenggara hendaknya meninjau dan
mengevaluasi semua video sebelum di tampilkan ke peserta didik. pendidikan
perlu memperhatikan tanggal konten video tersebut untuk memastikan bahwa
informasi yang akan disampaikan tidak ketinggalan zaman. Terkadang akurasi dan
kualitas video sangat terbatas dan menampilkan gambar yang tidak senonoh dan
kurang dapat diterima. Tantangan lainnya banyaknya videoyang muncul saat
mencari sesuai pencarian. salah cara untuk mempersempit pilihan adalah fokus
pada nama-nama user yang telah mengupload video tersebut dengan mengklik pada
username dan akan di bawa ke halaman YouTube pribadi pengguna. Mengintegrasikan
video YouTube memungkinkan peserta didik lebih kreatif dalam belajar dan tidak
terbatas hanya dalam materi pelajaran. Video YouTube benar-benar memberikan
kejelasan kepada peserta didik untuk melihat gambaran visual dari berbagai
kondisi dan juga memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk benar-benar
melihat kondisi yang sebenarnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar