Apa itu whatsapp ?
WhatsApp Messenger adalah aplikasi pesan untuk ponsel cerdas. WhatsApp Messenger merupakan aplikasi pesan lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa pulsa, karena WhatsApp Messenger menggunakan paket data internet. Aplikasi WhatsApp Messenger menggunakan koneksi internet 3G, 4G atau WiFi untuk komunikasi data. Dengan menggunakan WhatsApp, kita dapat melakukan obrolan daring, berbagi file, bertukar foto dan lain-lain.
Sejarah Whatsapp
WhatsApp didirikan pada tanggal 24 Februari 2009 oleh Brian Acton dan Jan Koum, mantan pegawai Yahoo. Dengan modal $ 400.000, Koum berdiskusi dengan Alex Fishman tentang keyakinannya dengan App Store yang baru seumur jagung. Fishman kemudian mempertemukan Koum dengan pengembang aplikasi iPhone dari Rusia bernama Igor Solomennikov.
Mulanya WhatsApp masih banyak masalah. Saat dicoba, aplikasi ini selalu gagal. Kondisi itu membuat Koum ingin menutup perusahaannya dan kembali bekerja. Brian Acton muncul menyemangatinya dengan bertahan beberapa bulan lagi. Setelah melewati fase beta cukup panjang, akhirnya pada bulan November 2009, WhatsApp resmi berkiprah di App Store. Koum juga sempat membujuk Acton dan lima mantan pegawai Yahoo lainnya untuk berinvestasi. Setelah berada di App Store, pada bulan Januari 2010 WhatsApp dipakai di BlackBerry Store dan selanjutnya ke Android pada bulan Agustus.
WhatsApp tetap populer meskipun statusnya telah diubah dari gratis ke berbayar. Per Februari 2013 pengguna aktif WhatsApp meledak di angka 200 juta. Angka ini membengkak dua kali lipat pada bulan Desember dan naik lagi menjadi 500 juta pada bulan April 2014. Dan per September 2015, pengguna aktif WhatsApp tercatat sebanyak 900 juta.
Merasa yakin dengan potensinya, Facebook membeli WhatsApp sebesar $ 19 miliar. Setelah bernaung dibawah Facebook, WhatsApp tetap terjaga kualitas dan tetap memberi kepuasan bagi pengguna.
WhatsApp menjadi aplikasi chat paling populer saat ini. Aplikasi ini kabarnya digunakan oleh 1,5 miliar pengguna diseluruh dunia. Bahkan menurut laporan Sensor Tower, WhatsApp menjadi aplikasi yang paling banyak diunduh di Play Store dan App Store selama 2019.
Kemudian, pada 18 Januari 2016, salah satu pendiri WhatsApp Jan Koum mengumumkan bahwa mereka tidak akan lagi membebankan biaya berlangganan tahunan USD1 kepada pengguna, dalam upaya untuk menghilangkan penghalang yang dihadapi oleh pengguna tanpa kartu kredit.
Ia juga mengatakan bahwa aplikasi tersebut tidak akan menampilkan iklan pihak ketiga mana pun, dan bahwa ia akan memiliki fitur-fitur baru seperti kemampuan untuk berkomunikasi dengan bisnis.
Hingga saat ini memang, fitur pada WhatsApp sudah sangat canggih. Aplikas ini bisa digunakan untuk berkirim gambar, video, suara, video call, panggilan grup, dan banyak lagi. Namun, beberapa kasus penyerangan kepada WhatsApp juga sering terjadi.
Pada 2017, salah satu pendiri WhatsApp, Brian Acton memilih mundur dan memulai bisninya sendiri dan mengembangkan Signal. Lalu Jan Koum juga menyusul keluar pada April 2018. Saat ini WhatsApp dikepalai oleh Chris Daniels.
Awalnya, WhatsApp dibuat untuk pengguna iPhone, kemudian seiring dengan perkembangannya, aplikasi WhatsApp tersedia juga untuk versi BlackBerry, Android, Windows Phone, dan Symbian.
Sampai pada November 2010, WhatsApp menduduki posisi peringkat ke 3, aplikasi paling laris yang diunduh melalui nokia Ovi Store, setelah Swype dan NHL game center premium.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar